Mengenal Keramik, Jenis dan Ukurannya di Pasaran


Keramik termasuk bahan bangunan yang paling banyak digunakan di masyarakat. Tak hanya masyarakat kelas atas saja namun hingga menengah ke bawah. Sebagai bukti perhatikan saja rumah-rumah di sekitar Anda. Keramik menjadi idola karena harganya selain harganya yang sangat variatif juga tersedia berbagai jenis, warna dan ukuran.

Di pasaran material ini ada banyak pilihan, mulai dari pilihan warna, motif, hingga ukuran. Karena jenis dan motif yang berbeda sebaiknya pemilihan jenis dan ukuran keramik sebaiknya disesuaikan fungsi ruang, misalnya untuk area kamar mandi menggunakan keramik berukuran yang lebih kecil dan memiliki tekstur kasar, sedangkan untuk kamar tidur biasanya menggunakan keramik yang berukuran dan bermotif sama dengan ruang tamu ataupun ruang lainnya.

Begitu pula dengan pemilihan keramik pada teras yang biasanya menggunakan ukuran yang sama dengan ukuran ruang dalam, tetapi sebaiknya memilih keramik dengan warna yang lebih gelap untuk menghindari kesan kotor atau kusam pada tampilan depan rumah yang diakibatkan debu menempel pada keramik teras.

Di pasaran ada beberapa jenis keramik diantaranya :
Keramik lantai Biasa : Merupakan salah satu jenis kemarin yang paling sering kita lihat ketika kita sedang mengunjungi toko bangunan, dimana jenis ini memiliki ukuran yang lengkap.

Homogenous tile : Keramik jenis ini sering disebut granite tile adalah  material bangunan penutup lantai dan dinding yang terbuat dari bahan-bahan seperti tanah liat, silika, dan kaolin yang dicampur menjadi satu sehingga homogen. Karena itu pada potongan material homogenous tile ini hanya nampak satu material saja yang sama dari permukaan atas sampai permukaan bawah, tidak seperti keramik tile yang akan terlihat 2 lapisan pada potongan materialnya yaitu bagian tanah liatnya dan lapisan glazur pada permukaan atasnya. Kemudian material homogenous tile dibakar dengan suhu tinggi sampai 1200’C sehingga menghasilkan material dengan kekuatan yang tinggi.

Keramik Granit Alam : Wah keramik itu tidak semua orang menggunakannya apalagi untuk kelas ekonomi menengah kebawah karena memang harganya mahal, saat ini banyak kita jumpai keramik granit alam digunakan pada rumah-rumah mewah dan masjid masjid besar. Menggunakan keramik ini menciptakan suasana yang Elegan.

Ukuran Keramik

Berbeda dengan dulu, sekarang ini ukuran ukuran keramik  sudah sangat bervariatif. Dahulu tegel keramik berukuran tidak besar, yaitu paling kecil ukuran 11x11 cm dan yang paling besar berukuran 20x20 cm.  Ketebalannya relatif tipis karena harus imbang dengan luasnya. Misalnya tegel ukuran11x11 cm ketebalannya hanya 5 mm sedangkan pada ukuran 20x20 berkisar 7 mm.

Ukuran tegel saat ini lebih luas dan semakin tebal. Ada yang berukuran 40x40 cm.45x25 cm, 60x30 cm dengan ketebalan yang mendekati atau berkisar 10 mm. Dapat dibayangkan jika tegel itu jenis granite dengan ukuran besar, maka pengerjaan pasti akan lebih sulit dibandingkan memotong tegel berukuran kecil karena lebih tipis. 

Namun perekat tegelpun semakin baik sehingga tegel-tegel besar itu dipasang pada dinding maka tidak kuatir jatuh terlepas atau melorot. Sama halnya dengan tegel lantai dimana dahulu pada awalnya tegel lantai yang dapat dibuat oleh para pabrikan adalah ukuran 30x30 paling besar. Tetapi kini maka ukuran tegel dapat dibuat lebih luas dan lebih besar lagi (sampai lebih dari 120x120 cm) dan sudah pasti lebih lebih berat juga. Tetapi masalah berat pada tegel lantai tidak menjadi masalah karena akan dipasang pada lantai.

Sumber : Berbagai Sumber


Tulis Komentar
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :