Banyak Pihak Sambut Positif Rencana Angkutan Kereta Barang Solo-Wonogiri

Wacana operasionalisasi kereta barang melewati jalur kereta api Solo-Wonogiri mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Mereka mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) benar-benar serius karena jika sudah terealisasi bakal mempermudah distribusi di daerah yang dilintasi.

Pemkab Sukoharjo, salah satu daerah yang dilewati jalur rel kereta api (KA) Solo-Wonogiri, berharap keberadaan kereta barang bisa menyokong pengembangan kawasan industri di Kecamatan Nguter. Saat ini, ada banyak calon investor yang melirik kawasan industri untuk menanamkan modalnya di Sukoharjo.

Camat Nguter, Setyo Aji Nugroho membenarkan, jika permintaan jalur kereta api barang terus disuarakan investor. Karena jalur kereta api di Nguter, masih bagus. Bahkan saat ini, wilayahnya menjadi kawasan industri baru yang besar. Ada seluas 350 hektare disediakan untuk pertumbuhan industri. Saat ini sudah ada PT RUM, PT Duta Merlin dan PT Dolpin. “Namun wacana belum secara utuh disampaikan. Kami pikir, kami sangat mendukung untuk perkembangan wilayah,” jelasnya.

Jalur rel KA Solo-Wonogiri melewati kawasan industri di Kecamatan Nguter. Jika jalur rel itu bisa dilewati kereta barang maka sejumlah perusahaan bakal memanfaatkan guna pengiriman barang ke pembeli yang berada di luar Sukoharjo seperti Jakarta atau Surabaya.

Dengan demikian, kawasan industri di Kecamatan Nguter dapat dikembangkan guna menarik para calon investor. Menurut dia, kawasan industri Kecamatan Nguter seluas 354 hektare. Kawasan industri itu berada di lima desa yakni Celep, Pengkol, Gupit, Kedungwinong, dan Plesan. Bisa jadi, lahan kawasan industri bakal diperluas lantaran tingginya minat calon investor yang ingin menanamkan modalnya.

Di sisi lain, Pejabat Humas PT KAI Daop VI, Eko Budiyanto, mengatakan railbus Batara Kresna merupakan kereta api perintis yang melewati jalur rel Solo-Wonogiri. Tak menutup kemungkinan jalur rel Solo-Wonogiri bakal dilewati kereta barang yang melewati wilayah kawasan industri. Terlebih, ada beberapa perusahaan besar yang juga membutuhkan jasa kereta barang untuk mengirim produk di Kabupaten Wonogiri. Menurut Eko, jika dari sisi bisnis menguntungkan maka realisasi kereta barang yang melewati jalur rel Solo-Wonogiri akan segera dilakukan.

Sumber : Suara Merdeka
Sumber Image : Ekonominews
Tulis Komentar
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :