Lelang 9 Bendungan, Ada Yang Berminat?



Sebanyak 9 bendungan baru akan dilelang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2019 ini. Adapun 9 bendungan dibangun supaya melengkapi 49 bendungan baru dalam periode tahun 2015-2019.

Dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan, maka harus dilakukan pengelolaan sumber daya air dan irigasi yang baik. Adapun 9 bendungan tersebut adalah:

1. Bendungan Mbay. Volume 34,14 juta meter kubik, mengairi 6.378 hektare sawah, per detik air baku 0,234 meter kubik, serta potensi listrik sebesar 0,2 megawatt.

2. Bandungan Jenelata. Volume 224,72 juta meter kubik, mengairi 23.240 hektare lahan, mereduksi banjir 475 meter kubik per detiknya, 3,12 meter kubik per detik sumber air baku, listrik sebesar 10,9 megawatt.

3. Bendungan Pelosika. Volume 590 juta meter kubik, 0,808 meter kubik per detik sumber air baku, mampu mengairi irigasi seluas 22.000 hektar, bisa mereduksi banjir sampai 647 meter kubik per detiknya, juga listrik sampai 20 megawatt.

4. Bendungan Jragung. Volume 129 juta meter kubik, mampu mengairi irigasi pertanian 6.435 hektare, 2 meter kubik per detik air baku dan jadi sumber energi listrik sebesar 0,04 megawatt.

5. Bendungan Riam Kiwa. Volume 110,57 juta meter kubik, mengairi 1.700 hektare sawah, mereduksi 797 meter kubik per detik banjir, 1 meter kubik per detik air baku, listrik sampai dengan 15 megawatt.

6. Bendungan Tiro. Volumenya 41,44 juta meter kubik, mengairi 6.330 hektare sawah, mengendalikan banjir 350 meter kubik per detiknya, jadi sumber air baku sebesar 0,85 meter kubik per detik, listrik sebesar 6 megawatt.

7. Bendungan Budong-Budong. Volume 65,18 juta meter kubik, mampu mengairi 3.500 hektare sawah, listrik sekitar 0,6 hingga 1,63 megawatt, 0,41 meter kubik per detik air baku.

8. Bendungan Ameroro. Volumenya 55,12 juta meter kubik, mampu mengairi 3.363 hektare sawah, mampu mereduksi banjir sampai dengan 584 meter kubik per detiknya, 0,511 meter kubik per detik air baku.

9. Bendungan Tiu Suntuk. Volume 55,9 juta meter kubiknya mampu mengairi 1.743,3 hektare sawah, hingga 0,068 meter kubik per detiknya air baku, listrik 0,646 meter megawatt.

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, yaitu Hari Suprayogi menuturkan jika Kementerian PUPR juga mulai mengisi Sei Gong di Kota Batam, Passeloreng di Sulawesi Selatan dan Sindangheula di Banten.

Sumber image : Bws NTT
Tulis Komentar
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :