Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Ciri yang Paling Menonjol pada Arsitektur Kontemporer

 


Arsitektur kontemporer adalah gaya arsitektur yang tidak dibatasi oleh waktu. Atau yang sedang menjadi tren saat itu. Arsitektur bergaya kontemporer ini mulai dikenalkan pada abad ke-20.

Arsitektur gaya kontemporer beda dengan arsitektur modern. Berikut beberapa ciri paling menonjol yang bisa dilihat dari arsitektur gaya ini.

  1. Menggunakan Ruang Terbuka dan Menyatu

Arsitektur bergaya temporer lebih banyak menggunakan ruangan yang terbuka dan menyatu. Ini dimaksudkan agar hunian terlihat lebih luas. Apalagi jika dibangun pada tanah dengan luas terbatas. Ruangan terbuka akan memberi kesan lapang.

Hanya ruangan privasi saja yang diberikan sekat pembatas. Seperti ruang tidur dan kamar mandi. Selebihnya menggunakan ruang yang minim penyekat. Sekalipun menggunakan penyekat, biasanya hanya partisi yang tidak permanen.

  1. Menggunakan Bentuk Garis Lurus

Berbeda dengan arsitektur tradisional, gaya kontemporer menggunakan bentuk lurus yang dominan. Bukan garis lengkung seperti bentuk tradisional. Sekalipun menggunakan garis lengkung, biasanya akan digabung dengan garis lurus untuk membuat pola.

  1. Menggunakan Material Baru

Penggunaan material juga tidak luput dari sasaran arsitektur gaya kontemporer. Material yang digunakan lebih sederhana, modern tanpa menghilangkan fungsinya. Seperti batu, logam, kayu dan kaca.

Untuk menambah nilai estetika, biasanya digunakan tanaman sebagai material dan ornamen tambahan. Baik untuk bagian interior maupun bagian eksterior.

  1. Menggunakan Pencahayaan yang Alami

Pada arsitektur gaya kontemporer, desainnya lebih banyak menggunakan pencahayaan yang alami. Seperti penggunakan material kaca dan jendela yang lebar. Ini dimaksudkan agar bagian interior lebih banyak mendapat limpahan sinar matahari.

Begitu juga dengan atap. Atap lebih banyak menggunakan bentuk yang terbuka. Atau berbentuk datar lebih dipilih daripada bentuk perisai seperti yang ada pada bentuk arsitektur tradisional.

  1. Hubungan dengan Lingkungan Luar yang Harmoni

Dan keunggulan yang paling menonjol adalah keserasian bangunan dengan alam. Bangunan dibuat untuk bisa beradaptasi dengan segala iklim yang ada. Alhasil, bangunan akan terlihat kokoh dan kuat meski berada pada iklim yang cukup buruk.

Itulah 5 hal paling menonjol pada bangunan arsitektur kontemporer. Tertarik untuk memiliki?

Posting Komentar untuk "4 Ciri yang Paling Menonjol pada Arsitektur Kontemporer"