Mengenal Atap, Jenis dan Permasalahan Yang Terjadi



Atap sebuah bangunan memiliki banyak fungsi. Atap tak hanya melindungi struktur dari cuaca baik panas, namun juga memberi kesan berbeda sebuah gedung/rumah dan memberi rasa nyaman serta aman pada penghuninya.

Berbagai jenis atap yang dapat Anda jadikan pilihan :
1.       Genteng
a.       Genteng tanah liat
b.      Genteng keramik
c.       Genteng logam
d.      Genteng kaca
2.       Lembaran atap
a.       Seng
b.      Asbes
c.       Aluminium
d.      Logam ringan
e.      Serat fiber atau bahan sintetis
3.       Atap dari bahan alam
a.       Rumbia
b.      Sirap
c.       Bambu belah
d.      Lembaran kayu papan
e.      Alang-alang
Masalah yang sering terjadi pada atap adalah atap bocor. Beberapa hal penyebab kebocoran pada atap diantaranya :
1.       Genteng Bergeser : Penyebab terjadinya pergeseran pada genteng biasanya diakibatkan oleh angin atau terinjak manusia atau binatang. Pergerakan genteng mengakibatkan timbulnya celah dan akhirnya air masuk ke dalam.
Jika kebocoran diakibatkan pergeseran genteng solusi yang bisa ditempuh adalah mencari letak pergeseran, mengganti jika ternyata ada yang pecah serta memperbaiki susunan genteng seperti semula.
2.       Sopi-sopi retak : Cuaca menjadi penyebab plesteran mengalami kembang susut. Akibatnya muncul retakan-retakan jalan masuknya air. Untuk mengatasi masalah ini yang pertama kali dilakukan adalah mengupas permukaan bagian yang retak lalu menambalnya kembali dengan mortar instan.  Sedangkan langkah pencegahan yang bisa ditempuh adalah melindungi sopi-sopi dengan tritisan jika memungkinkan.
3.       Nok Retak : Air Hujan dan panas matahari bisa menyebabkan retakan pada kerpus (nok).  Agar tak terjadi rembesan air hujan jika retakan yang timbul cukup besar bisa diatasi dengan mengolesi bagian retak dengan bonding agent lalu menambal dengan adukan semen. Setelah kering langkah terakhir adalah melapisi dengan waterproofing.



Tulis Komentar
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :