Mengenal Jenis Jenis Semen

Semen tidak pernah lepas begitu saja saat kita membahas mengenai bangunan. Bahan yang satu ini bahkan menjadi hal yang paling penting untuk bisa mendirikan bangunan apapun yang berbahan dasar pasir atau beton. Nah, sudahkah anda mengetahu bahwa ternyata semen tidak terdiri dari satu jenis saja? Ya, semen ternyata diketahui banyak macamnya. Di Indonesia ada sekitar 8 jenis semen yang umum digunakan dalam proses pembangunan. Untuk mengetahui apa saja itu, Simak penjelasan mengenai jenis semen beserta fungsinya berikut ini ya!

1. Portland tipe I

Jenis semen PortLand type I ini digunakan untuk konstruksi umum tanpa persyaratan khusus. Artinya, baik kekuatan tekanan awal maupun panas hidrasinya bisa menyesuaikan. Semen jenis inilah yang banyak dipakai dalam membangun rumah pemukiman, struktur rel, gedung bertingkat, atau untuk pengerasan jalan.

2. Portland tipe II

PortLand tipe II, biasa dipakai saat membangun konstruksi dari beton massa yang membutuhkan ketahanan sulfat. Misalnya saja pada bangunan di pinggir laut, saluran irigasi, landasan jembatan, atau bangunan yang berada di bekas tanah rawa. Di lokasi tersebut cenderung memiliki kandungan sulfat antara 0,1 hingga 0,2 persen dan memiliki panas hidrasi sedang.

3. PortLand tipe III

PortLand tipe III tidak membutuhkan ketahanan terhadap serangan sulfat. Jenis ini terbiasa pada bangunan yang membutuhkan kekuatan tekanan tinggi di awal pada fase permulaan usai reaksi pengikatan terjadi. Misalnya pada pembuatan bangunan tingkat tinggi, bangunan dalam air, atau jalan beton.

4. Portland tipe IV

Semen jenis ini mendapatkan kekuatan beton yang lebih lama dari pada Portland tipe I. Tipe Iv digunakan untuk konstruksi struktur beton masif. Konstruksi yang cocok untuk jenis semen ini adalah yang membutuhkan jumlah serta kenaikan panas yang diminimalkan.

5. PortLand tipe V

Tipe V ini dipakai untuk bangunan yang berada di atas tanah atau air dengan kandungan sulfat lebih dari 0,2 persen. Biasanya dipakai saat membuat instalasi pembuangan limbah pabrik, jembatan, atau pelabuhan.

6. Super Masonry Cement

Semen jenis ini juga sering dipakai saat pembangunan perumahan, gedung, jalan atau irigasi. Tidak hanya itu, banyak juga bahan baku genteng beton yang menggunakan semen ini termasuk juga pembuatan paving block, tegel, dan sejenisnya.

7. Oil Well Cement

Strukturnya sangat khusus dan berbeda dari semen pada umumnya. Semen jenis ini biasa dipakai untuk membuat bangunan sumur minyak bumi dan gas alam, dengan menggunakan konstruksi sumur bawah tanah.

8. Portland Composite Cement

Disebut juga dengan PCC, semen ini digunakan dalam semua konstruksi beton, seperti struktur jalan beton, jembatan, plesteran, batako, gentengm atau potongan ubin.

9. Super Portland Pozzolan Cement



Bendungan, dam, atau saluran irigasi adalah yang sering menggunakan semen jenis ini. Mutu yang sudah teruji, membuatnya digunakan pada struktur pembangunan yang lebih luas.
Tulis Komentar
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :