Beginilah Respon Masyarakat tentang SNI Konstruksi Bangunan


Tiga lempengan tektonik dunia yang kerap berbenturan mengakibatkan indonesia juga sangat sering mengalami gempa bumi. Pasalnya, letak geografis indonesia berada pada poros tektonik. sehingga banyak rumah warga yang masih terkena gempa bumi parah dan lebih fatalnya ada korban jiwa. Fakta yang terjadi tentunya menuai begitu banyak pertanyaan? Apa pemerintah indonesia tidak menetapkan SNI untuk sebuah konstruksi bangunan rumah?

Pemerintah Peduli Gempa Bumi dan Luncurkan SNI Konstruksi Bangunan

Ternyata, sejauh ini pemerintah sudah menetapkan SNI untuk rancangan pembangunan rumah atau gedung-gedung penacakar langit yang tahan gempa. Seandainya ketentuan yang ada dihiraukan dan diterapkan oleh warga. Tentunya tidak akan adalagi rumah yang hancur karena terjadinya gempa. Gedung pencakar yang tinggi saja tidak goyah dihempas gempa, namun kenapa dengan mudahnya rumah satu lantai yang warga miliki sangat mudah dan begitu saja dihancurkan oleh gempa? Hal itu sangat mencerminkan bahwa warga sama sekali tidak menghiraukan himbauan pemerintah.

Dengan elemen bangun rancang yang tidak lengkap akibatnya bangunan yang sudah dibangun menjadi bangunan yang ringkih dan dengn muah begitu saja roboh saat gempa melanda.

Faktor Ketikdakpedulian Masyarakat Mengenai SNI tata Bangunan

Pertama, urusan finansial. Tentunya masyarakat akan sangat mempertimbangkan beberapa aspek apalagi dalam hal finansial. Finansial menjadi kendala utama masyarakat untuk mmperkerjakan arsitek atau teknisi andal. Memang harga teknisi sarjana dan teknisi yang tidak sarjana sangat jauh perbandingannya. Setidaknya jika masyarakat belum mampu untuk membangun rumah, mereka seharusnya membeli perumahan yang sesuai SNI. Jadi tidak terlalu menuruti kemauan mereka dan lebih mementingkan keselamatan. Apalagi di daerah rawan gempa.

Kedua, faktor sumber daya manusia. Ternyata di era moden ini. Masih sangat banyak masyarakat yang belum melek pendidikan. Mereka sangat asal dan tidak menghiraukan masukan dari pemerintah tentang SNI. Ketika sudah terjadi gempa. Mereka baru akan berbondong bondong menyalahkan pemerintah. Jika sudah seperti ini, siapa yang harus disalahkan? Hendaknya kita sebagai mayarakat menaati peraturan yang ada demi keselematan pribadi.

Sumber Image : Rakyatsulses

Tulis Komentar
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :