Siap-Siap! Uji Beban Jalan Tol Layang Japek Sudah Dimulai

Tol Jakarta Cikampek
Senin malam tanggal 23 September telah dimulai uji beban Jalan Tol Layang Japek (Jakarta Cikampek) II, oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama-sama Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Adapun lokasi Pengujian beban adalah di ruas KM39 dengan bentang jembatan sepanjang 75 meter, adapun beban yang digunakan ialah 16 truk dengan masing-masing bobot 40 ton. Uji coba itu sendiri terdiri dari uji statis dan juga uji dinamis.

Setelah dilakukan uji coba, didapatkan hasil bahwa segi lendutan di tengah bentang ternyata lebih kaku dibandingkan dengan perhitungan yang telah dibuat. Jadi kesimpulan secara umum pada ruas ini sudah aman dan baik, tutur Menteri Basuki. Dilanjutkan oleh Menteri Basuki, bahwa Jalan Tol Layang Japek ini menggunakan struktur baja yang lebih fleksibel karakternya dibanding dengan struktur beton.

Uji beban kemudian dilanjutkan pada beberapa titik dengan karakteristik yang khusus, adapun kriterianya adalah ketinggian, panjang bentang, sampai tipe girder. Harapannya uji coba beban ini akan selesai pada akhir Oktober 2019 sehingga rencana operasi pada November 2019 bisa terlaksana.

Untuk informasi, uji statis dilakukan dengan cara menghentikan kendaraan berat di tengah-tengah jalan tol, supaya bisa menguji seberapa statisnya girder yang digunakan konstruksi layang tersebut. Gunanya untuk mendapatkan kisaran besar lendutan di tengah bentang jembatan itu sendiri. Apabila yang lebih kecil dibandingkan perhitungan awal maka itu artinya lendutannya lebih kaku dan lebih bagus untuk jembatan yang kuat. Biasanya pengujian dilakukan lebih dari satu kali supaya bisa dapatkan hasil yang lebih konsisten lagi.

Kemudian uji dinamis adalah menjalankan kendaraan berat di jalan tol, menggunakan kecepatan lambat. Gunanya supaya bisa mencari respon dinamik dengan cara mengukur frekuensi natural, kemudian hasilnya akan dibandingkan dengan frekuensi alami yang berdasar pada hasil perhitungan. Melalui uji dinamis kelak diketahui faktor redaman jembatan serta Dynamic Amplification Factor (DAF), yang nantinya akan membantu menunjukkan seperti apa karakteristik jembatan

Apakah informasi ini bermanfaat untuk anda? Share di komentar, ya!
Tulis Komentar
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

Tidak ada komentar :